Cara Terbaru Mengatasi

Informasi terbaru cara membuat, cara mengatasi dll

Cara-mengatasi-mimisan

Cara Mengatasi Mimisan Dan Pertolongannya

Tinggalkan komentar

Mimisan yang dalam dunia medis dikenal dengan sebutan epistaksin diketahui secara awam adalah keluarnya darah atau perdarahan yang keluar dari hidung. Mimisan ini dapat menyerang siapa saja di berbagai kalangan umur dan tidak mengenal jenis kelamin. Banyak sekali faktor penyebab yang bisa mengakibatkan mimisan. Mimisan bisa dikaitkan dengan penyakit berbahaya ataupun hanya merupakan gejala perubahan pada tubuh akibat pengaruh adaptasi terhadap lingkungan. Perubahan suhu atau cuaca ekstrim lingkungan juga bisa menyebabkan mimisan. Pergi ke luar negeri dengan iklim yang sangat berbeda juga dapat memicu terjadinya mimisan. Dalam hal ini, mimisan merupakan masalah yang tidak bisa disepelekan dan harus segera mendapatkan penanganan. Jika saja memungkinkan lakukan cara mengatasi mimisan sebagai pertolongan pertama sebelum kemudian berkonsultasi pada dokter. Hindari rasa panik dan kelola emosi anda jika mimisan ini terjadi.

Cara mengatasi mimisan dengan menjaga posisi duduk

Meskipun perubahan cuaca, terjatuh, luka karena tergores kuku, dan perbedaan suhu tubuh dengan lingkungan merupakan salah satu penyebab dari mimisan, namun penyebab lain seperti tanda gejala tumor, sinusitis, demam berdarah, dan beberapa penyakit serius lain harus diperhitungkan. Pertolongan pertama sebagai wujud dari cara mengatasi mimisan adalah dengan mendudukkan penderita kemudian menganjurkan untuk berposisi sedikit condong ke depan. Hal ini dilakukan agar peredaran darah yang keluar dari hidung bisa lancar keluar dan tidak tertelan atau menghambat saluran pencernaan dan pernafasan. Hal ini dilakukan karena diketahui darah dari hidung dapat mengiritasi lambung dan bisa juga masuk ke paru-paru dan menggumpal. Pertahankan posisi ini beberapa menit sambil mengusap perdarahan yang keluar dari hidung.

Cara mengatasi mimisan dengan kompres dingin

Memberikan kompres dingin dengan menggunakan es batu yang dibungkus dengan plastik bisa menjadi satu alternatif lain untuk menghambat perdarahan hidung. Kompres dingin ini berfungsi sebagai pembantu pembekuan darah untuk memampatkan perdarahan. Jika memang es atau air dingin tidak bisa ditemukan di tempat, cara mengatasi mimisan yang bisa dilakukan adalah dengan mencubit atau menekan cuping hidung dengan posisi tetap duduk condong ke depan selama kurang 5-10 menit. Ketika posisi ini dipertahankan, penderita bisa bernafas melalui mulut secara perlahan. Perasaan tenang, tidak panik, ataupun terbebani atas kondisi ini diperlukan sehingga diperlukan motivasi untuk penderita agar perdarahan cepat berhenti.

Yang dihindari saat mimisan

Ketika mimisan masih keluar, hindari menganjurkan penderita untuk berbaring terlentang ataupun telungkup. Hal ini dikarenakan berbaring dapat menjadikan kondisi jantung dan hidung tingginya sejajar. Sehingga cenderung akan memperparahpendarahan dan tak akan kunjung berhenti. Langkah duduk adalah solusi yang tepat untuk cara mengatasi mimisan. Anda boleh menganjurkan atau melakukan posisi berbaring dengan posisi kepala yang lebih tinggi dibandingkan dengan tubuh setelah mimisan benar-benar berhenti. Anjuran untuk istirahat cukup setelah mengalami mimisan adalah pilihan yang tepat.

Selain melakukan beberapa langkah pertolongan tersebut, pantau pula perdarahan yang terjadi. Jika telah mendekati atau lebih dari 30 menit, maka akan lebih baik jika anda segera berkonsultasiatau menghubungi dokter. Dalam hal ini, berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yan tepat pada mimisan yang dialami merupakan cara mengatasi mimisan yang bisa dilakukan. Akan tetapi apabila anda tahu penyebab terjadinya mimisan pada hidung, ada baiknya jika anda mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa menciderai hidung anda. hal ini dikarenakan hidung merupakan satu organ yang cukup penting dan termasuk sebagai portal tubuh yang bisa menjadi jalan masuk dengan mudahnya bibit penyakit.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s